Kamu duduk di bawah pohon yang sama sore itu. Bedanya, kamu tidak bersamaku. Sepertinya kamu sendiri. Ada yang lain darimu kulihat. Rambutmu terlihat lebih berkilau. Yakin sekali wangi tubuhmu pasti seperti aroma buah, seperti yang pernah kuingat. Sedikit sesal menyelinap dan masuk ke dalam rongga hatiku.
Dulu kamu juga cantik, walaupun tak secantik sekarang. Saat pertama kita bertemu, aku begitu terpukau. Tak lama kamu menjadi milikku, hari-hariku mulai diisi dengan aroma buah dari tubuhmu. Namun itu tak lama. Aku yang salah. Aku bosan. Entah kenapa. Yang pasti, perlakuanku kepadamu sempat membuat marah adikku.
"Kamu jahat! Tidak perhatian! Jangan salahkan siapa-siapa kalau suatu saat dia akan pergi darimu diam-diam karena perlakuanmu padanya!" Ketus teguran adikku, menghakimi perlakuanku padamu.
Waktu itu aku hanya tertawa, menyepelekan. Tahu apa anak kecil itu? Aku bosan dan malas. Kenapa harus disangkut-pautkan dengan perhatian? Toh kamu tetap ada di sampingku. Aku yakin sekali kamu tak akan pergi meninggalkanku. Kamu begitu ketergantunganpadaku, betapa pun tak pedulinya aku padamu terkadang.
Ternyata kamu pergi. Setelah berhari-hari aku melupakanmu. Jangan salahkan aku. Hidupku bukan hanya tentangmu. Aku harus pergi selama berhari-hari untuk keperluan kuliahku. Aku lupa sama sekali padamu. Bahkan tak kuingat untuk menitipkan dirimu pada adikku. Lagipula, sekali lagi, tahu apa anak kecil itu? Percuma, pikirku waktu itu.
Kamu pergi, tapi lucunya aku juga tak merasa kehilangan saat itu. Sampai sore itu aku melihatmu lagi. Di bawah pohon yang sama di taman kota, tempat kamu biasa menungguku dengan setia. Dan sial sekali, ternyata aku rindu kamu. Dan lebih sial lagi, kamu ternyata lebih cantik sekarang. Apa yang kamu lakukan pada dirimu selepas dariku?
Aku mengendap-endap mendekatimu. Kamu seperti merasakan kehadiranku. Kamu menoleh ke arahku. Matamu masih sama sendunya seperti dulu. Hanya kini terasa dingin bagiku. Dulu mata itu begitu bersinar setiap menatapku. Terpancar kebahagiaan dari sana. Namun kini, bahkan mata itu bisa memberitahuku kalau kamu tak mengenalku lagi. Ah, begitu mudahnyakah melupakan bagimu?
Seorang lelaki asing berjalan mendekatimu. Kamu menoleh ke arahnya dan berlari menyambut. Kalian berpelukan dengan penuh kebahagiaan, di depan mataku. Aku terdiam. Oh, rupanya kamu sudah menemukan yang lain. Sekilas angin bertiup membawa aroma buah dari tubuhmu. Rambutmu berkilauan ditimpa sinar matahari sore. Aku menelan ludah.
Aku masih berdiri mematung di tempatku, berharap kamu mau memalingkan wajahmu sekali lagi kepadaku. Aku ingin melihatmu untuk yang terakhir kalinya. Seperti terbaca olehmu, kamu melihat ke belakang, mencariku. Aku bisa melihat matamu, dan matamu seperti berbicara, "Inilah aku tanpamu sekarang."
Lantas kamu berlalu sambil mengibaskan ekormu. Kamu, anjing yang pernah kusia-siakan, kini berjalan pongah dengan muka terangkat dan ekor bergoyang-goyang. Bahagia sekali dengan pemilik barumu.
Hari ke-9 #15HariNgeblogFF
Buku Terbaru 2012: Dear Mama 10
Kumpulan surat cinta untuk mama tercinta. Para penulis di buku ini antara lain Lala Purwono, Zara Zettira, Erdian Aji, Meity Iskandar, Fawaizzah Wati dan saya jugaa.. Klik gambar utk pemesanan ya. Hasil penjualan untuk disumbangkan ke sebuah yayasan sosial, lho...
Kampung Fiksi
Tempat berkumpulnya tulisan-tulisan Fiksi saya dan teman-teman, serta artikel-artikel seputar menulis fiksi. Klik gambar untuk masuk ke blog keren ini!
January 50K Project
Project J50K saya terhenti di angka 14K. Dengan demikian saya berhak mendapat badge Oops! ini! Wkwkwkwk...hiks!
Popular Of The Month
-
Pagiii!!! Ayo, semangat semangat!!! Tahun baru udah deket! Itu tandanya kiamat sudah dekat! *lalu?* Wkwkwkwk.... Postingan ini harus saya ...
-
Banyak penulis besar memiliki rumah peristirahatan yang cantik, luas, nyaman, mewah, berada dekat pantai atau pegunungan yang sejuk. Pad...
-
Ini mungkin postingan ter-bikin males sepanjang sejarah nge-blog saya. But, you know me laah, makin nggak penting malah makin asyik buat dib...
-
Dear baby Winda... Ini bukan kita, tapi miriplah warna kulit dan senyum manisnya. Ihhiiy... (image from www.http://iamkristenhines.wordpr...
-
Udah tanggal 31 Januari aja???!!! Astaganagabonaaarrr!!! (Pura-pura kaget, secara selama sebulan ini masih hidup dan bernafas, nggak pingsa...
-
Kenapa tiap bulan nasib gue selalu begini, sih? Sebenarnya apa salah gue sampai harus mengalami nasib kayak begini? Gue rasa, gue udah cukup...
Novelku: Blackbook
Hitam tidak selalu gelap, karena di dalamnya bisa jadi ada cinta dan persahabatan. Tapi cinta dan persahabatan bisa menjadi hitam bak jelaga jika nafsu yang menguasai. Sebuah novel yang berkisah tentang warna-warni persahabatan dan hitamnya dunia narkoba. Silahkan klik gambar untuk pemesanan or e-mail me at windafitriani@yahoo.com . Terima kasih. ^_^
24, Senarai Kisah dari Kampung Fiksi
Kumpulan cerpen bersama 7 penari kata lainnya, G, Endah Raharjo, Meliana Indie, Deasy Maria, Indah Wd, Ria Mathilda Tumimomor dan Sari Novita. Klik gambar untuk pemesanan.
Peri-peri Bersayap Pelangi
Peri-Peri Bersayap Pelangi adalah buku kumpulan cerita anak yang ditulis oleh 11 orang dan berisi 20 cerita. Diterbitkan secara self-publishing dan keseluruhan hasil penjualanan akan disumbangkan dalam bentuk buku yang sama untuk anak-anak yang kurang mampu. Sudah tidak dicetak untuk dijual lagi. Hanya dicetak untuk dibagikan ke rumah-rumah singgah untuk anak tidak mampu.
Kumcer Rumah Air
Buku ini adalah hasil seleksi lomba cerpen Rumah yang diadakan oleh Grup Taman Sastra. 33 karya berupa cerpen dan puisi yang terjaring dari lomba (dengan peserta sekitar 300-an) akhirnya dimasukkan ke dalam buku ini. Klik gambar untuk pemesanan, ya!
Dear Papa
Kumpulan surat cinta untuk ayah tercinta, klik gambar untuk pemesanan, ya! Seluruh hasil penjualan disumbangkan ke sebuah yayasan sosial di Surabaya.
Aku Suka Blog Ini... ^_^
Blog Archive
-
▼
2012
(16)
-
▼
Januari
(13)
- Aku Kalah Melawan Diri Sendiri, Dan Oops! Ganjaran...
- Tentang J50K, Mbak Xenia dan Pesan Sponsor
- Kamu, Seutas Tali Yang Mengikat Leherku
- Inilah Aku Tanpamu
- Sepucuk Surat (Bukan) Dariku
- Ada Dia Di Matamu
- Aku Mau Kamu. Titik.
- Kamu Manis, Kataku
- Dag Dig Dug
- "Halo, Siapa Namamu?"
- Buku Ungu Pembuka Tahun
- Mungkin Kamu Sendiri Yang Tidak Menghargai Tulisan...
- Ini Pemenangnyaaa!!! Happy New Year 2012!!!
-
▼
Januari
(13)
-
►
2011
(76)
-
►
Agustus
(10)
- Ketupat Masa Kecil
- January 50K (#25): What The...?
- Secarik Surat Tentang Cinta, Logika dan Pengorbana...
- When smile says everything, words can do more..any...
- Tutu Sisi
- tranquility and rejuvenate
- S & P
- How Can I not Love You?
- "Just do it! You've got nothing to lose!"
- Pemenang Undian Follower Blog Emak Gaul
-
►
Agustus
(10)





10 comments:
Ternyata guk guk ya...
Bagus mak...
Robertus: iya guk guk...makasih yaa.. :)
yang jelas pemilik barunya bukan aku mbak, hehehe aku takuuuuuuut sama anjing
aku juga mbaaak....hahahaaa....
wuakakakaka.... ternyata anjing yah :))
Setelah kemaren baca si ayam, sekarang si guk guk.. huaa.. Winda emang kreatif!
hahaha.. bukan cuma manusia yg bs moving on setelah patah hati :))))
mbak winda, tulisannya memang top markotop...good marsogood...(pinjem istilahnya bondan winarno...)
anjing yang katanya 'teman manusia paling setia' aja bisa berpaling kalau nggak 'dianggap' apalagi manusia ya mbak.. :') hikshiks
hihihi...ternyata ya :)
pa kabar mbak..ikutan ekspedisi ini juga tho..nge-FF di blog,,good luck aja deh :)
Poskan Komentar