Theme Preview Rss

Kamu, Seutas Tali Yang Mengikat Leherku


kenangan masa lalu bersamamu ini seperti tali yang mengikat leherku...
membuatku takut bergerak karena kupikir aku akan tercekik nantinya ...
lama aku bertahan di tempatku berdiri karena ketakutanku itu ...
sampai suatu hari aku muak, karena aku tak pernah bergerak, dengan tali melingkari leherku...
kupikir, tak ada ruginya aku bergerak...kalau aku tercekik aku akan mati...
dan itu sama saja seperti keadaanku yang tak bergerak ini...maka aku nekad berjalan...
aku siap mati tercekik oleh tali yg melingkari leherku...dua, tiga langkah...
tali itu belum juga menegang, menarik leherku...empat, lima langkah...


aku masih bisa berjalan dengan tali menggantung di leherku, tapi belum juga aku tercekik...
dengan heran, aku berbalik, mencari ujung tali itu...
ternyata ujung tali itu tak terikat dimana pun, dia terlepas begitu saja di tanah...
akhirnya aku paham, ujung tali itu adalah kamu yang sudah pergi, tidak mengikatku...
bodohnya aku bertahan tak bergerak selama ini, ternyata tak ada yg menahanku...
andai aku tahu lebih cepat, tali di leherku ini akan kubawa serta kemana aku pergi...
dan kamu...kamu hanya seutas tali yang menggantung di leherku...
sebuah kenangan yang akan selalu mengikutiku...yang tak seharusnya menahanku...

8 comments:

Lidya - Mama Pascal mengatakan...

ga ngerti mbak :( huhuhu

Winda mengatakan...

uhuhuhuuu, ini ocehan di twitter tadi pagi mbak....
jangan diambil pusing, nulisnya juga baru bangun tidur....wkwkwkwkwkwkwkwkwk

dAnonim™ mengatakan...

mantap...
dan semoga semanagat kembali menyertai

suci nabbila mengatakan...

huufhh -____- kok saya ngerti banget ya gimana rasanya. pernah semacam begitu juga soalnya huweeeng.. :((

Lidya - Mama Pascal mengatakan...

tok..tok..tok orangnya ada gak ya? :)

@yankmira mengatakan...

Song by Kotak "Lepaskanlah ikatanku, dengan aku...biar kamu tenang" coba nyanyi itu Mak :D

Winda mengatakan...

dAnonim: ayo semangat.. :D

suci: ahahaha, yg pernah galau pasti tau banget deh...hihihihi

mbak lidya: iya nih, hiks, repot urusan rumah jadi belum sempat ngurus blog lagi.. :(

mira: weh, cucook.. :D

Pungky mengatakan...

engga ngerti masaaa :/

Poskan Komentar